Postingan

Menampilkan postingan dengan label notasi

Dear Sore, Urip Mung Saderma Nglakoni

Gambar
potret sore Lima tahun lalu, di dalam catatan harian, aku menulis satu surat kepada diriku sendiri di umur 25 tahun, yang adalah saat ini. Di surat itu, aku nampak begitu polos sekaligus jumawa. Aku seperti orang yang paling bisa menjanjikan diri, lima tahun berikutnya aku bakal tetap stabil. Semua tebakanku meleset. Bahkan sangat jauh dari tempatnya. Orang-orang yang kusebut dalam surat itu, ada yang sudah tiada, pergi, dan tergantikan. Peristiwa dan mimpi yang kueluh-eluhkan, sirna, menguap entah ke mana. Waktu lima tahun terasa begitu cepat untuk banyak sekali kejadian yang kualami di luar prediksi. Tapi dari sana, satu-satunya hal yang kusadari tidak pergi ke mana-mana, yang selalu tersisa, adalah batin dan perasaanku sendiri yang kusematkan pada momen dan orang-orang itu: memori. Dari sini aku memahami bahwa waktu, betapa pun berlalu teramat cepat, kadang-kadang terasa hanya ilusi yang tak punya arti ketika segalanya kujalani dan kuhayati sepenuh hati. Ia bukan lagi berjalan linea...

La Même Histoire, Life is A Dance

Versi bahasa Prancis: Quel est donc Ce lien entre nous Cette chose indéfinissable? Où vont ces destins qui se nouent Pour nous rendre inséparables? On avance Au fil du temps Au gré du vent, ainsi... On vit au jour le jour Nos envies nos amours On s'en va sans savoir On est toujours Dans la même histoire Quel est donc Ce qui nous sépare Qui par hasard nous réunit? Pourquoi tant d'allers, de départs Dans cette ronde infinie? On avance Au fil du temps Au gré du vent, ainsi... On vit au jour le jour Nos envies, nos amours On s'en va sans savoir On est toujours Dans la même histoire On vit au jour le jour Nos envies, nos amours On s'en va sans savoir On est toujours Dans la même histoire La même histoire... Versi Bahasa Inggris: Life's a dance, we all have to do What does the music require?  People are moving together  Close as the flames in a fire  Feel the beat, music and rhyme  While there is time We all go round and round  Partners are los...

Teduh Teguh, Hujan di Mimpi

Gambar
Semesta bicara tanpa bersuara Semesta , ia kadang buta aksara Sepi itu indah, percayalah Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa jujur dan tanpa bersandiwara Teduhnya seperti hujan di mimpi Berdua , kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral Seperti langkah-langkah menuju kaki langit Seperti genangan , akankah bertahan ? A tau perlahan menjadi lautan? Seperti hadirmu di kala gempa Jujur dan tanpa bersandiwara Teduhnya seperti hujan di mimpi Berdua , kita berlari ... Bersama Hujan di Mimpi-Banda Neira ini, mengalun indah dalam benak, bahwa ada kalanya kita jeda sejenak. Menilik keriuhan yang paling dalam, meresapi segala apa yang menaungi. Sebab setiap hari, ada yang berupaya mencapai pendengaran, mengajak kita bercengkerama, menuntunmu hidup... tanpa suara, tanpa bicara. Itulah, barangkali mengapa telinga tak dapat mengatup seperti mulut. Sejenak saja. Tanpa maksud menarik diri, kesunyian membawa kita pada hayat...

Bunga Tidurnya Tulus

Gambar
Bunga Tidur, Tulus Bekas gincu di sudut bibir kiri, di depan cermin, Sabtu pagi Aku tak tahu ini punya siapa Cukup jauh dari mabuk rasanya, Aku tak bermimpi Entahlah, ini pertanda apa Sering malu karna sujud hanya bila tertekan Duhai pria, yang mengaku-ngaku dewasa Konon kebal membeku, Ini dia si jago pemalu Bila kau pikir, aku sekuat itu 24/7 aku bahagia... Kau salah kawan Kudilindungi dendangan, Ini musikku, dia pagar jarak pandangmu Mustahil tak bercelah Di depan cermin, Sabtu pagi, aku bicara dengan pantulanku Bunga tidur bisa membawamu terkubur Jauh dari sekadar akar, hantui pikiran Kadang kujatuh cinta, kadang naik si pitam, kadang semua tuli ... Selama kulihat engkau senang, Yang lainnya kusimpan sendiri... * Makna lagu ini rasanya benar-benar sampai. Aku bisa memutarnya berkali-kali tanpa henti. Seperti sihir. Liriknya mampu meraih tanganku dan membawa ingatan pada segala keresahan hidup yang pernah hadir, ener...

Lakon Perempuan Berhati Lautan

Gambar
Lakon Perempuan Berhati Lautan Barangkali benar bahwa esensi suatu karya seni adalah sentuhan hati penikmatnya. Sebuah karya yang luar biasa adalah yang berhasil mendekat dengan sangat tulus pada kenyataan-kenyataan hidup yang kita jalani. Sehingga kesederhanaan disini memegang kendali yang begitu kuat. Dalam film dramatis Siti, kesederhanaan itulah yang tercapai maknanya di benak penonton. Meski karya seni tersebut menyajikan persoaan-persoalan klise, alurnya mengalir dan kuat. Ditambah lagi dengan teknik pengambilan gambar yang tak henti menyoroti Siti ( long shot ), sebagai tokoh utama. Eddie Cahyono yang menggarap film ini mengaku sengaja menampilkan visual yang hitam-putih, sebab inilah yang ingin digelar: kehidupan Siti yang tanpa warna-warna. Siti memang digambarkan sebagai sosok perempuan yang menanggung banyak beban. Pergolakan batin terus-terusan diundang di setiap adegannya. Namun di saat yang sama, setiap adegan pula yang merangkai karakter utuh Siti. Seorang ...